Dimulai dari jerjak, trelis, hingga braket, model pengaman pintu minimalis ternyata memiliki nama dan istilah tersendiri.
Dengan mengetahui istilah tersebut, dijamin kamu tak akan pernah kesulitan lagi saat memesannya di toko material terdekat.
Akan tetapi sebelum buru-buru membuka celengan lalu bergegas untuk membelinya, mending baca dulu hingga tuntas agar kamu tahu bahwa ada beberapa jenis pengaman yang dibedakan antara satu dengan yang lainnya sesuai fungsi. Ada pula perbedaan ini dinilai dari sisi harga dan kualitasnya.
Agar kamu tak merasa rancu saat memesannya, maka simak model pengaman pintu minimalis seperti yang sudah disebutkan secara lengkap di bawah ini.
Pengaman Pintu Rumah
Untuk pengaman pintu rumah, orang lebih sering menyebutnya dengan nama jerjak atau trelis pintu karena fungsinya sama dengan motif besi yang menempel pada jendela.
Hanya saja dari ukuran cenderung berbeda. Pengaman pintu rumah tentunya memiliki ukuran lebih tinggi sekalipun ada banyak model jendela pada hunian kita saat ini.
Sekalipun pintu nampak dikunci rapat dan hampir-hampir tak ada orang yang mampu membukanya, lain lagi dengan para perambok nekat yang seringkali menggunakan cara kasar saat membukanya.
Untungnya, trelis atau jerjak ini dapat mencegah hunian kita terkena kecurian. Apalagi jika jerjak tersebut dipasang di bagian luar pintu, maka pencuri biasanya akan nyerah duluan sehingga kerusakan pintu bisa kita hindari.
Pengaman Pintu Besi
Selalu gunakan besi jika kamu ingin memberikan ekstra sekuriti pada hunian. Meskipun ada banyak sekali jerjak atau trelis yang dibuat dari bahan plastik atau kayu, namun kedua fitur tersebut digunakan untuk tujuan yang berbeda.
Ini karena model pengaman pintu minimalis yang terbuat dari besi lebih kuat dari sisi daya tahannya. Besi cenderung lebih awet dalam dan tahan terhadap benturan, bantingan, dan pukulan.
Tak mudah untuk memotong trelis metal sehingga mustahil bagi perampok untuk dapat masuk ke rumah dengan begitu mudahnya.
Sekalipun mereka memaksa, maka harus memberikan banyak waktu untuk dapat membukanya. Mungkin saja pada saat operasi tersebut dilakukan, sudah ketahuan duluan oleh satpam atau ronda rutinan.
Pengaman Pintu Aluminium
Jika misalnya pintu depan rumah kamu tak dipersenjatai dengan dak coran atau kanopi, kemungkinan besar pintu bagian depan akan tersorot air hujan dan terik panas matahari.
Ini tentunya akan membuat model pengaman pintu minimalis kita rentan terkena korosi dan karatan.
Selain kurang begitu enak dipandang, juga berbahaya saat dipegang. Besi karatan bisa memberikan remah-remah kotoran, membuat tangan terpapar zat kimia, atau bahkan bisa terinfeksi tetanus jika bagian tubuh kita tertusuk.
Untuk mengakalinya, maka balut besi tersebut dengan aluminium karena lebih kuat terkena serangan cuaca luar dan cenderung anti karat.
Pengaman Pintu Geser
Kebanyakan model pengaman pintu minimalis selalu dibuka dengan cara diayun. Jika misalnya jerjak tersebut disematkan di luar pintu, maka jerjak akan diayun ke arah luar sementara pintu utama ke arah dalam.
Namun ada kalanya para penghuni merasa kerepotan terhadap sistem buka tutup seperti itu, sehingga banyak dari kita yang mulai beralih ke sistem jerjak geser.
Tanpa mengurangi sekuriti yang ditawarkannya, pengaman pintu geser ini masih mampu memberikan keamanan tingkat tinggi namun dengan nuansa yang lebih ramah dan mudah.
Bahkan sistem geser lebih cocok pada hunian yang lebih kecil karena cenderung tak menghabiskan banyak area saat kita membukanya.